Kemampuan bernapas filamen poliester daur ulang umumnya mirip dengan filamen poliester primer, sehingga secara keseluruhan termasuk dalam kategori tingkat kemampuan bernapas sedang hingga rendah. Karena struktur molekul yang padat, permukaan serat yang halus, dan daya serap kelembapan poliester yang rendah, udara dan uap air terutama melewati celah-celah antar serat dan struktur kain, bukan melalui serat itu sendiri. Akibatnya, kemampuan bernapas alaminya lebih rendah dibandingkan kapas, linen, dan serat alami lainnya.
Dalam kondisi kain yang serupa:
Kemampuan bernapas filamen poliester daur ulang standar kira-kira mencapai 75%–85% dari kemampuan bernapas kapas.
Namun, tingkat pernapasan akhir kain poliester daur ulang tidak hanya bergantung pada bahan itu sendiri, tetapi juga pada struktur benang dan konstruksi kain.
DTY sangat cocok untuk pakaian olahraga, kain rajut, dan pakaian kasual.
Struktur kain memiliki dampak besar terhadap aliran udara:
Tenunan polos < Tenunan kepar < Tenunan satin < Struktur jaring
Secara umum:
akan mengurangi sifat bernapas (breathability).
Teknologi tekstil canggih dapat secara signifikan meningkatkan kinerja kenyamanan poliester daur ulang.
| Kelas | Fitur | Permeabilitas udara |
|---|---|---|
| Kualitas Standar | FDY / Tenun Polos | 250–350 mm/detik |
| Tingkat Kenyamanan | DTY / Tenunan Twill | 350–450 mm/detik |
| Kelas Tinggi Kelengangan Udara | Serat Berongga / Berpori / Berbentuk Khusus | 450–600+ mm/detik |
Kain poliester daur ulang berkelengangan udara tinggi kini sudah mampu mencapai tingkat kenyamanan yang mendekati kain linen dan kain sportswear premium.
Secara keseluruhan, filamen poliester daur ulang tidak secara alami menawarkan kelengangan udara yang setara dengan kapas atau linen. Namun, melalui proses teksturisasi DTY, struktur berongga, penampang lintang berbentuk khusus, serta finishing pengelolaan kelembapan, kenyamanan dan kelengangan udaranya dapat ditingkatkan secara signifikan.
Saat ini, poliester daur ulang berkinerja tinggi tidak hanya memberikan manfaat keberlanjutan, tetapi juga semakin banyak digunakan dalam pakaian olahraga, tekstil luar ruangan, pakaian musim panas, serta aplikasi kain fungsional.
